BACKPACK TO UNITED KINGDOM (EPISODE 11) - STONEHENGE, LONDON, & MADAM TUSSAUD MUSEUM

2:00:00 AM

Night at day 9 – London

 
Akhirnya menapakkan lagi di kota London. Bermalam di hostel yang sama seperti hari pertama di UK. Kami cukup betah di sini karena lokasinya yang cukup strategis. Dan ternyata daerah Queensway ini banyak pendatang dari negara lain. Kami menemukan banyak orang Arab dan India di sini. Dan akhirnya kami bisa makan nasi lagi… walau yang ada hanya nasi briyani…

Ada cerita konyol di sini. Singkat cerita, kami kehabisan dana. Padahal masih ada trip yang kami rencanakan buat besok pagi. Mau makan roti, bosan... akhirnya kami jelan-jalan ke daerah yang banyak resto india nya. Gambar nasi briyani membuat kami berdua ngiler. Kami rindu akan nasi! Lalu kami cari-cari harga yang paling murah di etalase. Cukup lama kami mencarinya dan ragu untuk masuk karena harga nasi di sini lumayan mahal untuk ukuran kantong backpacker seperti kami. Entah tampang kami yang cukup memelas atau karena Tuhan menolong kami, tiba-tiba ada seorang bapak separuh baya asal Malaysia memyapa dan mendatangi kami dari dalam resto tersebut. Dia mengira kami juga dari Malaysia. Nampaknya dia sudah lama tinggal di daerah ini. Hanya beberapa menit kami ngobrol di luar resto. Tanpa diduga, tiba-tiba dia merogoh sakunya dan memberikan 20 Euro kepada kami. Dia bilang, “Eat rice, it’s good...” setengah terkejut, saya menerima selembar 20 Euro dan sangat bersemangat mengucapkan “Thank You, Sir...!!” Hahahaha... Alhamdulillah, beruntungnya kami malam itu, bisa makan nasi dengan kenyang. Tuhan memang ada di mana pun kita berada...

Dan malam ini kami habiskan waktu dengan mencari informasi untuk trip esok hari… Stonehenge!


DAY 10 – STONEHENGE & AMAZING NIGHT AT LONDON

Pagi ini, sesuai yang direncanakan, kami akan menuju Stonehenge. Kebetulan di sebelah hostel ada agen perjalanan. Karena untuk public tour masih agak siang, kami memutuskan menjelajah kota London dengan jalan kaki. Tempat pertama yang kami tuju adalah Hyde park, yang tak jauh dari hostel kami.

kalo ga mau jalan kaki, bisa naik ini! :)


Beberapa sudut Hyde Park


Sekitar 1 kilometer jalan, di seberang ada taman yang sangat luas. Green area kota ini memang sungguh menakjubkan. Jalan lagi, ketemu juga marble arch, gapura megah yang seakan-akan menjadi gerbang kemenangan kota London. Setahu saya, bangunan macam ini juga ada di Perancis (Arch de Triomphe) . Bahkan, kami juga menemuinya di Laos!
Pose di depan Marble Arch


Sempat mampir ke toko roti untuk memberli ransum, kami lanjut jalan lagi ke Buckingham Palace. Ternyata cukup jauh jika ditempuh dengan jalan kaki, karena ternyata kami membelah kota dari ujung timur ke ujung barat London. Buckingham Palace yang merupakan kediaman raja Inggris ini dikelilingi taman yang sangat luas. Kami Cuma bisa masuk ke tamannya, tapi tak diperbolehkan masuk ke istananya karena gerbangnya tertutup dan dijaga oleh pengawal kerajaan. Karena hari itu adalah weekend, di tamannya ada acara lari bersama. Beberapa peserta lari nampak ada yang mengenakan kostum yang unik, dari badut sampai ke tokoh kartun.


Kedisiplinan pengawal kerajaan di tengah keramaian Buckingham Palace


Hari sudah mulai siang, maka kami harus bergegas menuju ke information center yang terletak di Trafalgar Square. Cukup sulit juga membaca peta kota London ini. Karena sekali lagi, kami tersesat dan muter-muter ga karuan di kota ini. Untungnya ketemu. Ternyata Trafalgar Square ini cukup terkenal sebagai simbol pusat kota London. Anehnya, kami baru mengetahuinya sekarang. Hahahaha...

Di sana ada Museum, Monumen, Air Mancur yang berfungi sebagai public area.

Di seberangnya ada information center sebagai meeting poin kami menuju Stonehenge. Siang ini cukup panas, mungkin London sudah mulai masuk musim panas. Karena di jam tangan kami masih tersisa dua jam seperti yang dijanjikan, kami pun nongkrong sebentar di Trafalgar Square ini. Nampaknya olimpiade yang diselenggarakan di London tahun ini cukup menyedot banyak wisatawan mancanegara yang mendatangi kota ini.

Trafalgar Square



Dua jam berlalu, kami lalu menuju information center lagi. Anehnya, kami tak menemui bus kami di sana. Sepasang muda mudi asal Amerika juga Nampak panik ketika diberitahu petugas tour. Karena penasaran, saya pun mendatangi petugas tersebut. Alangkah terkejutnya kami, ternyata bus sudah berangkat setengah jam yang lalu. Hah? Padahal saat itu kami sudah sengaja datang setengah jam sebelum keberangkatan. Olala, ternyata waktu di London berubah malam kemarin karena sudah memasuki musim panas. Menjadi satu jam lebih awal. Mana kami tahu akan hal itu?? Akhirnya kami berempat pun memutuskan megejar bus yang telah berangkat tersebut dengan taksi. Untungnya, bus masih berputar di kota untuk menjemput peserta tour yang lain. Dan kami pun akhirnya menuju Stonehenge...

Sekitar 1,5 jam naik bus, akhirnya kami sampai ke Stonehenge. Area di sekitar Stonehenge adalah perbukitan hijau yang luas. Gugusan batu besar penuh misteri ini memang sangat mengagumkan. Sebagai pengunjung, kita hanya diperbolehkan berkeliling di luar tali batas. Kita alat diberi seperti MP3 player. Di spot-spot tertentu, kita tinggal memencet tombol angka untuk mendengarkan petunjuk dari guide yang telah terekam. Misteri dari Stonehenge ini antara lain: darimana batu-batu besar ini berasal, bagaimana manusia jaman dulu bisa membentuk gugusan batu ini tanpa alat berat, dan mengapa ada gelombang magnetic yang tinggi di tengah-tengahnya.
Stonehenge !!


Sepulang dari Stonehenge, hari sudah sore. Sekali lagi kami siap get lost in London. Mulai dari London tower, London castle, London bridge, semua kami tempuh dengan jalan kaki! Hehe...tersesat di tengah kota besar memang pengalaman yang seru. Kaki sampe kesemutan, badan pegel-pegel, adrenalin juga sedikit terpacu karena kami tak pernah tahu apa yang kami hadapi. Hingga mendekati tengah malam yang dingin di London, kami pun memutuskan pulang. Untung saja, bus terakhir menuju Queensway masih ada...

London Castle


London Bridge is falling down...falling down...

Tower of London

DAY 11 – MADAM TUSSAUD MUSEUM

Pagi ini adalah pagi terakhir di kota London. waktu yang tersisa pun tak kami sia-siakan. Masih ada satu tujuan kami: Museum Lilin Madam Tussaud. Museum yang berisi patung-patung lilin tokoh-tokoh ternama ini tak akan kami lewatkan. Karena katanya museum Madam Tussaud yang di London ini paling lengkap dibanding Museum Madam Tussaud yang ada di negara lain. Walau terhitung agak mahal masuknya, tapi Museum ini cukup mengesankan. Berada di sebelah Museum Sherlock Holmes, Museum berbentuk kubah raksasa ini berdiri dengan megahnya. Di lobby utama, setelah melewati antrian yang begitu panjangnya, akhirnya kami bisa masuk dan berjalan di karpet merah. Berfoto bersama artis-artis dan patung Grammy award. Masing-masing ruangan berisi tokoh-tokoh dunia yang beraneka ragam. Dari tokoh politik, musisi, ilmuwan, sampai olahragawan semua ada. Dari jaman Marlyn Manroe dulu sampai jamannya Justin Bibier :)

Puas berfoto-foto bersama, kami masuk ke ruangan yang agak freaky, yaitu lorong hantu. Di lorong ini pengunnjung berjalan kaki melewati hantu-hantu macam zombie, vampire, dan teman-temannya.

Nah, yang istimewanya, wahana selanjutnya tak kalah menarik. Ada kereta yang membawa kami memasuki sejarah patung lilin. Dari awal pembuatan Museum Madam Tussaud hingga cara membuat patung lilin nya, sejarah Inggris dari jaman perang, jaman industry hingga jaman modern.

Terakhir, wahana film 4 Dimensi siap menghibur kami. Kebetulan filmnya waktu itu The Avenger, sama dengan yang saya lihat di Trans Studio Bandung. Hanya saja, bedanya layar di sini lebih besar dan efek 4D nya yang lebih terasa. Seperti tersembur air, belakang kursi ada getaran-getaran, dan kursi yang lebih nyaman. Puas !!
Beberapa Koleksi Patung Lilin  di Museum Madam Tussaud

Sebenarnya, Museum Sherlock Holmes sangat menarik hati. Namun sayang, waktu sudah tak memungkinkan. Kami pun bergegas balik ke hostel dan menuju rail station untuk mengejar kereta ke Airport. Dua belas jam perjalanan menuju Kuala Lumpur siap menanti kami pulang...



UNITED KINGDOM, you’re so amazing! Hope I could be here again someday with another new adventure!


- THE END -

You Might Also Like

2 comments

  1. Gan, ijin bertanya, harga tikrt bis ke stone itu berapa ? Dan jadwalnya pulang perginya jam berapa ? Agustus Insya Allah mau ke sana gan...makasih maaf merepotkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru sempet balas,
      mungkin sekitar 40 pounds ya.

      Delete

Like us on Facebook

Flickr Images