BACKPACK TO UNITED KINGDOM (EPISODE10) - STRATFORD UPON AVON

1:47:00 AM

Night at day 8 - Birmingham

Dinginnya malam menyambut kami di Birmingham. Perjalanan kami berlanjut dari kota York ke Stratford upon Avon. Namun karena tidak menemukan adanya kereta yang langsung menuju ke sana, kami terpaksa harus singgah dulu ke Birmingham city. Hembusan nafas terlihat putih di malam ini. Hostel kami agak jauh dari stasiun, sekitar setengah jam jalan kaki. Dengan masih membawa Tas ransel kami berjalan gontai tanpa tahu arah tujuan. Petunjuk yang tak begitu jelas dari booking internet tak ayal membuat kami bingung. Ternyata ada dua stasiun di kota ini yang saling berseberangan. Dan besok pagi pun kami harus berangkat dari stasiun di seberang tersebut.

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam. Kehidupan malam di kota ini cukup ramai. Banyak orang kulit hitam berpesta di bar dan pub setempat. Agak ngeri juga sih melihat orang-orang negro sebanyak ini mabuk-mabukan. Apalagi kami masih menggendong bawaan kami. Baru berpura-pura cuek, tiba-tiba ada penduduk lokal kulit putih melambaikan tangan ke kami. Antara bingung dan takut, tanpa prasangka apa pun kami menghampirinya. “ Are you looking for the hostel?” Tanya Bapak separuh baya tersebut. Kami pun menganggukkan kepala. Lalu dia menunjukkan arah yang ternyata hostel tersebut sudah cukup dekat. Alhamdulillah....ternyata masih ada orang baik di kota ini...

Ternyata hostel ini cukup menarik. Dindingnya dihiasi warna-warna yang cerah dan banyak pernak-pernik yang menarik. Seorang gadis berambut pirang penjaga hostel sudah menunggu kami karena kami tamu terakhirnya malam ini. Kamar berisi 8 tempat tidur sudah gelap. Tamu-tamu lain sudah tertidur rupanya. Kami pun terpaksa mengendap-endap dalam kegelapan agar tidak mengganggu mereka. Akhirnya kami pun tertidur pulas…

Moor Station of Birmingham
Pagi harinya, kami segera berkemas menuju rail station. Jalanan yang malamnya rame dan penuh orang sekarang jadi sepi. Hanya sampah-sampah kaleng bir dan makanan yang berserakan di jalan. Toko dan pub masih tutup. Kereta kami jam 6 pagi. Udara Birmingham pagi ini cukup dingin. Mungkin sekitar 4 derajat celcius. Hanya segelintir orang yang ada di stasiun. Perjalanan selama 3 jam pun kami lalui menuju kota kelahiran Shakespeare...



Day 9 – Stratford upon Avon & Warmick Castle

Stratford upon Avon Station

Kota dengan nama yang cukup panjang. Upon Avon ternyata punya arti kota tersebut dilalui sebuah sungai bernama Avon.anehnya, ini kota terhangat yang kami kunjungi. Mungkin juga karena sudah masuk musim panas. Beberapa turis bahkan sudah mulai melepas jaket. Penjual es krim pun bermunculan yang jadi sasaran para turis.

Kota di yang berada di timur kota London ini identik dengan kotanya Shakespeare, sang pujangga kelas dunia yang legendaris. Transportasi dan fasilitas di kota kecil ini terbatas. Untungnya, ada sightseeing bus yang membawa kami berkeliling kota. Yang jadi pertanyaan: bagaimana cara menitipkan tas kami?

Setelah berkeliling, kami pun akhirnya menemukan sebuah cafe yang juga menyediakan tempat penitipan tasdi seberang Shakespeare centre. Perjalanan di kota ini benar-benar mengenal sejarah Shakespeare. Mulai dari rumah orang tuanya, tempat dia dilahirkan, rumah istrinya, sejarahnya, hingga ke makamnya yang terletak di suatu gereja. Sayangnya, kami tidak diperbolehkan mengambil gambar dalam rumah-rumah bersejarah tersebut. Yah...curi-curi foto dikit tak apalah...hehe...

Di bawah ini foto-foto tourism spot yang kami kunjungi:

Statue unik sebagai penjaga Shakespeare

Di pintu masuk shakespeare centre

Rumah dan ranjang tempat lahirnya seorang Shakespeare
Rumah kediaman Shakespeare
Ranjangnya Shakespeare

Di dalam toilet kediaman Shakespeare...penting banget yah?? :)

Tak lupa memberi jejak

Warna bangunan serba merah bata di  kota Stratford

Tak puas hanya mengelilingi kota Stratford, akhirnya kami mencari tujuan wisata lain. Setelah mencari-cari informasi, ternyata ada Warmick Castle yang terletak tak jauh dari kota Stratford upon Avon. Dengan menggunakan bus antar kota, kami pun menuju ke kota Warmick. Sekitar setengah jam kami pun sampai ke kota kecil tersebut.

Kota ini sangat kental dengan suasana kerajaan. Ornamen-ornamen kastil banyak kami temui di sini. Dengan berjalan kaki sekitar setengah jam dari bus station, akhirnya kami menemukan juga yang dinamakan Warmick Castle. Tanpa tahu sejarah kastil ini, kami berkeliling masuk ke dalamnya. Setelah membeli tiket masuk, saya sempat terkagum akan keindahan kastil ini. Kastil yang pernah digunakan sebagai tempat syuting layar lebar “Marlin” ini memang sungguh megah. Selain tamannya yang luas, beraneka games ala kerajaan juga ditampilkan. Kastil yang sudah dibangun ulang menjadi tempat wisata yang Indah ini memang menyajikan pengalaman yang mengesankan bagi para pengunjung. Benar-benar membuat kita seakan-akan berada di jaman kerajaan Inggris. Perfect!




Sisi luar Warmick castle
Front yard Warmick castle
Ornamen-ornamen dalam kastil
Peta sekeliling Warmick castle


Lelah berkeliling Warmick castle, kami mengejar bus terakhir untuk balik lagi ke kota Stratford upon Avon. Suasana sore nan hangat kota ini membuat kami nyaman. Sambil menikmati pemandangan tsaman dengan patung shakespeare yang megah, kami menghabiskan waktu sampai bus yang akan membawa kami kembali ke London tiba...



Taman Shakespeare di tepi sungai



You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook

Flickr Images