Do Your Job as Play a Video Game

5:44:00 PM

selamat pagi, salam penuh semangat...YIIIHAAA....!!!
apakah anda sudah sarapan? Dengan roti, sereal, nasi goreng atau pun nasi padang sama saja…yang penting nilai gizinya. Karena sarapan pagi adalah penting untuk tenaga maupun otak kita. Seorang bijak berkata ”makan pagi bagai raja, makan siang secukupnya, makan malam seadanya…” . Namun entah mengapa kata-kata tersebut tidak berlaku bagi saya yang bertubuh tambun ini.

Bekerja-satu kata yang sebetulnya akan atau sudah menjadi bagian dari hidup anda. Mau tidak mau. Yang pasti dialami setiap insan. Walupun sementara, selamanya, ataupun sekedar status karena ada sebagian orang beruntung yang sejak kecil hidup bagai raja. Namun bekerja tetaplah ibadah yang dinilai Tuhan sebagai amal baik umat-Nya dan hanya dengan bekerja kita bisa mencukupi kebutuhan hidup di zaman neo-materialisme ini. Tapi apakah semua orang menyukainya? Belum tentu. Sebagian memang ada yang gila kerja, ada yang terpaksa, namun tidak sedikit pula yang mengalami kejenuhan. Setuju??termasuk yang manakah anda? ?

Video Game-di tahun 80-an, kita mengenal eyang buyut video game yaitu gamewatch (orang dulu menyebutnya: ‘gembot’). Hingga hari ini, semua orang pasti mengenal video game sepeti playstation, Nintendo wii, gamebox, etc. Dan semua orang menyukainya. Permainan yang membuat penasaran, kecanduan,keasyikan, bahkan sampai lupa makan.

Nah, apa hubungannya pekerjaan dengan permainan video game??

Dari sinilah permainan sebenarnya dimulai. Betul sekali..karena kita akan membandingkan cara kita bekerja dengan bermain video game. Ini bukanlah doktrin, pengaruh buruk ataupun sebuah ajakan maksiat. Tapi marilah berpikir : “jika kita bisa bekerja seperti layaknya kita bermain video game, tentulah kreativitas akan selalu meningkat, dan kejenuhan pun hilang”. Setuju??

Dijamin, tidak akan ada lagi debat kusir tentang kerjaan di jam makan siang, tidak akan ada lagi keluh kesah tentang kerjaan di malam pertama (just kidding..!!), tidak ada lagi kejenuhan di tempat kerja yang hanya bisa diatas dengan ngisengin orang lain yang lagi sibuk kerja (kalo ini memang sering saya lakukan karena hobby..hehe…). Bekerja…video game….Bekerja…video game…seru kan??!! Memang sih, ada beberapa orang yang beruntung dengan mendapatkan kerja sebagai penguji game-game baru di Sony PS atau Nintendo. Tapi kita juga bisa kok menjadi senang seperti mereka.

Sekarang coba perhatikan sekeliling tempat kerja. Apakah anda punya banyak teman kerja? Di vidgim (kata video game kita singkat aja ya…), kita juga bisa punya tandem ataupun teman. Apa ada boss atau teman yang anda benci, yang suka memaki, suka menindas kaum lemah?? Anggap aja itu musuh yang buruk rupa ya…(hihihi…). Terus mainnya pakai apa donk? Ya pakai keyboard atau perlengkapan kerja anda lainnya. Anggap aja setiap tugas adalah tantangan baru dalam vidgim. Semakin banyak kerjaan, semakin tinggi level bermain anda. Dan tentunya…pundi-pundi emas anda juga bertambah seiring bertambahnya digit pada slip gaji anda (amiinnn…). Kalau perlu terkadang kepalkan tangan dan angkat setinggi mungkin sambil berteriak : “YEAAAHHH…!!!” jika bisa menyelesaikan suatu problem atau tugas. Seperti saat anda bisa memusnahkan musuh anda pada akhir level. Pastikan anda puas dengan pekerjaan anda. Jika perlu tanyakan pada boss atau rekan kerja yang anda bantu :”apakah saya sudah memuaskan anda??” (cara ini tidak berlaku bagi sekretaris pribadi yang cantik dan sexy, tentunya…hihihi)

OK guys, yang terpenting adalah…di mana pun anda bekerja, sebenarnya sama saja. Jangan liat hanya dari segi salary, pesangon atau system yang kurang mendukung. Anda-lah yang harus beradaptasi. Anda direkrut untuk itu. Perusahaan memberi kepercayaan yang besar di tangan anda. Tapi yang pasti, anda bekerja untuk ibadah. Jika pengertian ini bisa anda mengerti dalam hati anda, maka kepuasan itu tidak bisa dinilai dengan uang atau besar angka di slip gaji anda.

So…come on, start your engine and …Do your job as play a video game!!

You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook

Flickr Images