PULAU PRAMUKA, PULAU KOTOK, PULAU SEMAK DAUN, PULAU GOSONG, PULAU KARYA, PULAU AIR

10:54:00 AM

Keindahannya Bikin Ketagihan
Ini adalah perjalanan jelajah pulau seribu yang ketiga bagi gue. Yang pertama di Pulau Ayer bareng rombongan orang kantor. Saat itu gue belum mengerti pesona Kepulauan Seribu, karena Cuma main-main di resort. Yang kedua adalah pulau tidung dan sekitarnya. Di sinilah gue mulai ketagihan.  Maka tanpa berpikir panjang untuk liburan kali ini, walo bulan kemaren baru aja dari Tidung, gue memutuskan untuk pergi ke Pulau Pramuka!
Perjalanan kali ini cukup melelahkan! Cape fisik dan cape ati! Ini dia ceritanya…
DAY 1 - Brangkat pukul 5 pagi…nelpon taxi yang ‘tarif bawah’ ga pada diangkat. Akhirnya dengan terpaksa naik ‘burung biru’ ke muara angke. Yang biasa cuma kena 30rb an, kali ini abis 50rb. Ini yang pertama bikin cape…Ampe muara angke, enaknya pakai jasa tour, kapal ngga usah rebutan.  Jadi kami melenggang cari posisi wuenakkk (PW) di atas yang ga bau solar. Kapal udah lepas jangkar dan jalan, eh ternyata ada peserta yang ketinggalan. Jadi terpaksa muter deh…ini juga bikin lelah bukan…?? Mungkin kalo pake jasa tour kudu mikir dua kali emang, apalagi yang belum ada referensi dari temen. Kapal lumayan cepet, dan pihak penyelenggara cukup kooperatif karena emang tahu seluk beluk kepulauan seribu. Tapi ternyata…kita dibawa ke Pulau Pari dulu…!! Bah, jadi jauh donk! Alhasil yang kudunya nyampe dalam 2,5 jam jadi 3 jam…!! Apalagi yang tadinya biaya trip 420 rb, ternyata kami disuruh bayar 450rb. Bah! Sekali lagi…BAH!!
Nyampe ke pulau Pramuka sekitar jam 11 siang. Istirahat sejenak di homestay yang ber-AC. Tapi kalo siang AC nya mati cuz listrik Cuma nyala malam doank. Akhirnya daripada kegerahan di rumah kami langsung menuju ke Pulau Karya untuk makan siang. Mencoba jadi penduduk pulau seribu ceritanya…jadi nginep di Pulau Pramuka (Pulau dengan penduduk yang banyak dan sudah menyediakan banyak homestay), makan di Pulau karya (pulau tak berpenghuni), sholat Jumat di pulau panggang (pulau dengan banyak penduduk seperti di Pramuka)…mantap kan??
Pulau karya

Makan siang kali ini ikan bakar, sayur, dan apa itu…bakwan ikan teri!! Duh gue jadi kangen karimunjawa. Terakhir kali gue makan ini di karimun…hiks….enyak…enyakkk…
Siang ini dimulailah… snorkeling time!!
Spot pertama di Pulau Kotok. Pulau ini benernya agak jauh dari Pramuka. Sekitar 1,5 jam akhirnya nyampe juga pake perahu ojek. Begitu spot Nampak langsung deh…byurrr!! Wataw….ternyata di balik keindahannya, banyak bulu babinya cuy…!! Syeremmm….! Walo ga begitu banyak terumbu karang, tapi ikannya cukup banyak karena di spot ini ada reruntuhan dermaga yang cukup menarik untuk dijelajahi. Dan gue tetep asik sampe temennya spongebob alis si ubur-ubur datang…daripada gatel seluruh badan, gue beranjak naik ke kapal aja…kayanya salah musim nih…
Spot snorkel Pulau kotok

Spot kedua di Pulau Air. Walo udah pernah ke spot ini tapi tetep amaze akan terumbu karangnya yang gede-gede dan masih alami. Spot yang patut dilestarikan nih…ikannya juga banyakkk…apalagi ga ada bulu babi….gue betah banget di spot ini!! Tapi kaki sempet kegores karang pas nyemplung dan mengeluarkan banyak darah…huhuhuhu…..hiks…


Pesona Pulau Air

Setelah lelah snorkel, kami pun diantar merapat ke Pulau Air. Waw…airnya warna ijo tosca yang tenang bikin pengen nyebur lagi…Kami pun main-main sejenak menikmati sunset…
Petang pun menjelang, akhirnya kami balik lagi ke Pulau Karya…untuk makan lagi…
Lokasi makan kali ini di dermaga, karena di sini lah satu-satunya yang ada spot sinar lampunya. Romantis abis!
Seusai makan, kami pun balik ke Pramuka untuk mandi dan istirahat. Malam hari gue abisin untuk jalan-jalan di sekitar pulau. Di Pulau ini sudah banyak warung dan homestay. Walo ternyata malah yang biasa gue idam-idamkan menjadi anak pulau malah ngga ada, yaitu… kelapa muda! Kalo pun ada, harganya bisa dua kali lipet dari di Jakarta karena ‘diimpor’ dari pulau lain. Di dermaga anak-anak muda nongkrong untuk sekedar menikmati angin malam ataupun jajan, karena di sini banyak penjual makanan. Gue pun sempet menikmati bakso semangkok laagi walo pun  udah makan malam. Tak lupa sekaleng ‘sprite’ untuk mengurangi angin di badan (resep backpacker gaya baru).
Ini dia yang bikin cape lagi, karena ternyata selain tidurnya dempet-dempetan, listrik sempet mati selama 2 jam. Alhasil gue mending tidur di lantai keramik daripada kepanasan di atas kasur…dengan sedikit polah kesana kemari, gue pun akhirnya tertidur lelap…
DAY 2 - Esok paginya, kami dibangunkan jam 6 pagi untuk melanjutkan jadwal trip. Sarapan ternyata sudah menunggu di Pulau Semak daun or anak gaul nyebutnya Pulau Smackdown??
Pulau kecil dengan pasir putih dan pantai yang indah dengan gradasi biru lautnya yang menawan. Cocok deh buat foto-foto or pre wedding session. Sarapan nasi goreng pun menunggu kami di sini. Tanpa babibu…abis dalam sekejap!

Alaminya Pulau Semak Daun


Setelah puas jalan-jalan di atas pasir putih dan memandangi tenangnya laut, perjalanan dilanjutkan di Pulau Gosong. Pulau ini cuma ada di waktu surut, semakin siang dan semakin panas maka pulau ini akan semakin luas. Ga ada pohon, Cuma dataran pasir putih yang menghampar di tengah-tengah laut biru. Yang menarik dari pulau ini, selain tentunya terik matahari yang ternyata emang bikin ‘gosong’, adalah banyaknya bintang laut dan biangnya! Wow, baru pertama ini gue liat biang bintang laut sebanyak ini. Bentuknya bulat seperti koin  berdiameter sekitar 5 cm, di tengahnya ada gambar pola seperti bintang. Seperti buatan tangan, tapi ini ‘Tangan tuhan’! Subhanallah…
Yang mau foto narsis dengan bintang laut, inilah spot yang  paling ditunggu!


Pulau Gosong yang bikin 'gosong'

Sekembalinya dari pulau Gosong, kami dilewatkan ke beberapa spot snorkeling lainnya…yang sekali lagi mulutku mengucap…SUBHANALLAH!! Indahnya ciptaan-Mu ya Allah! Dari atas kapal, kami bisa melihat terumbu karang yang besar-besar dan alami, apalagi laut hari ini sedang bersahabat ditemani cerahnya terik matahari. Klopt! I love thousand islands!
Underwater view captured from the boat

Sebelum kembali ke Pulau pramuka, kami sempet mampir ke Nusa resto, resto di tengah laut, di mana di sini juga ada toko souvenir dan penangkaran hiu, barakuda dan ikan-ikan lainnya. Sayang, kami ga boleh berenang bareng hiu seperti yang ada di karimunjawa…
Penangkaran Hiu

Tiba di Pulau Pramuka, kami lanjutkan dengan menuju ke Penangkaran penyu sisik. Tempatnya ada di dekat dermaga utama. Di sini juga ada pelestarian mangrove. Gue acungin jempol deh bagi pengelola tempat ini. Dan akhirnya gue melihat lagi si tukikkkkk….!!! Hahaha….tukik adalah anak penyu yang masih bayi dan imut banget! Dan dari bibir gue yang gentle pun akhirnya keluar kata “ihhh…lutchuuuuu….!!!”

Tukik kecil dan tukik gede
Penyu sisik ini adalah jenis penyu yang dilindungi karena kelangkaannya. Yang khas dari penyu ini adalah pola tempurungnya yang seperti sisik dan warna kulitnya yang khas. Menuju ke penginapan, gue baru ngeh kalo pulau ini ternyata memiliki fasilitas yang komplit seperti Bank DKI, sekolah, gedung serbaguna, rumah sakit, warung, lapangan bermain, dan sebagainya.
Akhirnya, tiba saatnya kami meninggalkan Pulau Seribu...dan harus mampir lagi ke Pulau pari untuk menjemput anggota trip yang menginap di sana…hadehhh…cape dehhh…
Lagi-lagi yang bikin cape, gara-gara ke toilet, gue ditinggal bus metromini yang disewa mereka! Untung gue ga abis pikir. Gue naik angkot ke halte busway terdekat, naik trans Jakarta turun semanggi. Malah enak deh naik bus AC…hehe…
Yah..overall, walo ada kurang lebihnya, cukup member pembelajaran yang berharga lah, apalagi tempat yang dikunjungi juga banyak dan berkesan…
I’ve told you I’ll back…and I’ll be back again someday…Thousand Islands are amazing spot in Jakarta! Mohon berbenah untuk pariwisatanya donk wahai para pejabat pemerintah Jakarta…

Trip cost : IDR 500.000 

# 22-23 April 2011 #


You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook

Flickr Images